Selasa, 07 September 2021

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

 TIK SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI DENGAN KELOMPOK SASARAN


Disusun oleh :

Irma Nurhalizah

19005065

Jurusan Pendidikan Luar Sekolah

Fakultas Ilmu Pendidikan

    Universitas Negeri Padang     

 

         

        Hallo Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.. Okay sobat semuanya semoga kita selalu berada dalam lindungan Allah, Aamiin Ya Rabbal'alamin. Pada kesempatan kali ini penulis akan membahas materi mengenai TIK sebagai Sarana Komunikasi Dengan Kelompok Sasaran. Yuukk kita kenali materinya dan belajar bersama..

TIK saat ini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari baik bagi orang banyak dan termasuk bagi penulis sendiri. Karena kita hidup di dunia digital yang terus berkembang. Untuk itu peranan dan manfaat TIK berdampak pada setiap aspek kehidupan kita, mulai dari bekerja, belajar, bersosialisasi, hingga bermain. Nah Era digital telah mengubah cara orang berkomunikasi, berjejaring, mencari bantuan, mengakses informasi, dan bahkan dalam proses belajar mengajar.    

 

1.    Penggunaaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran Program Pelatihan

Pelatihan adalah bagian dari pendidikan yang merupakan sarana pembinaan dan pengembangan karir serta salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Pelatihan merupakan suatu bentuk bantuan dalam proses pembelajaran yang terorganisir dan sistematis dengan jangka waktu yang relatif singkat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan yang sifatnya praktis guna mencapai tujuan tertentu. 

Program pelatihan merupakan program yang menekankan pada keterampilan. Oleh karna itu, sangat memungkinkan untuk mendorong penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam program pelatihan, karena dengan adanya TIK maka proses pembelajaran maupun dalam mengakses berbagai ide akan lebih cepat didapatkan. Misalnya, ada seorang warga yang mengikuti program pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK). Dengan itu seseorang tersebut dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya dan melalui TIK dapat menimbulkan ide-ide yang lebih kreatif sehingga teringat olehnya untuk mengpublish kegiatannya seperti misalnya ia menggunakan sosial media salah satunya seperti instagram. Nah dengan begitu orang lain bisa mengetahui apa dan bagaimana kegiatan pada program pelatihan BLK tersebut.

Seperti hal lainnya yaitu dengan kondisi seperti sekarang seorang pelatih juga dapat melakukan berbagai cara agar tidak hanya membelajarkan peserta pelatihannya secara langsung atau tatap muka, namun peserta pelatihan juga bisa belajar dimana saja mereka berada. Nah dengan bantuan TIK maka proses pembelajaran akan lebih mudah dan tidak memakan waktu lama, dan untuk mencari tahu informasi apapun warga belajar bisa mengakses informasi yang dibutuhkan melalui pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

 

2.    Penggunaaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran Program Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan masyarakat adalah suatu proses untuk meningkatkan kemampuan atau kapasitas masyarakat dalam memamfaatkan sumber daya yang dimiliki, baik itu sumber daya manusia (SDM) maupun sumber daya alam (SDA) yang tersedia dilingkungannya agar dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Namun upaya yang dilakukan tidak hanya sebatas untuk meningkatkan kemampuan atau kapasitas dari masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, tetapi juga untuk membangun jiwa kemandirian masyarakat agar berkembang dan mempunyai motivasi yang kuat dalam berpartisipasi dalam proses pemberdayaan.

Dalam hal ini, kita bisa menggunakan TIK untuk menambah ilmu pengetahuan seperti : mencari informasi tentang apa yang kita butuhkan. Dengan menggunakan TIK misalnya melalui google maka sedikit tidaknya kita akan mendapatkan informasi, dengan itu kita bisa membandingkan juga dengan buku yang telah kita pelajari sebelunya, dari situ kita bisa menyimpulkan dari yang kita peroleh tersebut.


3.    Penggunaaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran Program Penyuluhan atau Layanan Masyarakat

Penyuluhan ialah usaha dalam memberikan arahan kepada seorang atau sekelompok orang dengan cara mendekatinya terlebih dahulu dan mengetahui masalah yang dialami oleh orang tersebut terlebih dalulu. Namun sekarang dunia sudah canggih, tidak perlu bertemu langsung untuk melakukan penyuluhan. Kita bisa memberikan informasi secara langsung tanpa harus tatap muka. Misalnya dalam progaram gizi buruk, kita bisa memberikan sesuatu seperti sejenis iklan tentang gizi buruk melalui internet, yang mana nanti akan dibaca oleh masyarakat. Dengan ini akan lebih memudahkan peyuluh dan tidak perlu mendatangi satu persatu warga belajar untuk melakukan penyuluhan.

Untuk dapat mendapatkan hasil yang optimal dalam pemanfaatan Teknologi informasi dan komunikasi di masyarakat pedesaan diperlukan strategi yang tepat dalam merencanakan pembangunan didaerah. Tiap wacana yang menggunakan TIK dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di desa mensyaratkan para perencana pengembangan TIK untuk dapat mendefinisikan unsur-unsur penunjang yang esensial untuk mencapai hasil yang diinginkan. Dan harus diakui bahwa Implementasi TIK akan dapat membawa dinamika tersendiri seperti mengubah dinamika permasalahan, misalnya, dapat saja diperoleh hasil yang tidak pernah diharapkan, tetapi ternyata justru lebih baik daripada yang diharapkan. Hal itu terjadi saat masyarakat menerapkan teknologi sesuai kebutuhannya sendiri, yang mungkin tidak direncanakan oleh perencana pembangunan. Hal seperti itu justru baik, menandakan keberhasilan intervensi dalam menanggapi kebutuhan sosial.

 

4.    Penggunaaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran Program Pendidikan Kesetaraan

Pendidikan Kesetaraan merupakan salah satu bentuk pendidikan nonformal. Menurut UU no 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang, diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. Satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan disebut dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Hasil pendidikan nonformal dapat dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan.

Cukup banyak masyarakat awam yang mengira, seorang peserta didik cukup melakukan pendaftaran ujian Pendidikan Kesetaraan untuk mendapatkan ijazah. Pendidikan kesetaraan dilaksanakan dalam sistem tingkatan dan derajat yang setara dengan sistem kelas dalam pendidikan formal. Salah satunya Program Paket C setara dengan SMA. Penggunaan TIK dalam pembelajaran program kesetaraan untuk program paket C setara SMA yaitu telah menggunakan dan memanfaatkan komputer sebagai salah satu sarana untuk mencapai tujuan pembelajaran dalam mengasah kemampuan (skill) peserta didik terhadap ilmu pengetahuan yang telah dipelajari.


SUMBER :

https://www.kanalinfo.web.id/pengertian-pendidikan-dan-pelatihan-diklat

http://repository.upi.edu/20501/5/S_PLS_1001655_Chapter2.pdf

https://netri938821284.wordpress.com/2018/02/21/tik-sebagai-sarana-komunikasi-dengan-kelompok-sasaran/

http://repository.uma.ac.id/bitstream/123456789/931/5/128320303_file5.pdf

http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jtev/article/view/106832

1 komentar:

PENDIDIKAN KELUARGA

  Implementasi Pola Asuh Orang Tua Demokratis Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini   Pola asuh anak merupakan suatu proses yang dituju...